The Rama & Yana Cronicle


Ilustrasi 1Hujan baru saja turun, namun masih teriak sedikit gerimis yang tersisa.

Yana      : Ehmm.. dingin-dingin gini enaknya ngapai ya Ma..? (Lontar Yana   seraya minum teh)

Rama     : Enaknya ya mbakar jagung..

Yana hanya memandang Rama dengan ekspesi datar, ngawur pikir Yana. Yana kembali menyeruput the poci-nya.Ehm…hangatnya…

Yana      : Ini kan gak musim jagung, Bapak juga nggak nanam jagung. Jagung dari mana?

Rama     : Gitu aja kok ngruwet, lha didepan sana itu apa bukan Supermarket ******* (menyebutkan nama supermarket). Di situ sih lengkap, nggak perlu nunggu musim. (terang Rama dengan menunjukan arah yang tidak begitu jelas)

Yana      : Emang ente ada doku?

Rama     : Doku, doku, doku….Duwek kamsud mu? Aku sih kagak ada….

Yana      : Semprol!! Udah sama lagi bokek gitu ngasih tahu supermarket! Supermarket s****lmu!!

Rama     : Ane kan Cuma ngasih tahu saja men…

Dengan ekspresi menyeronyos yang diarahkan ke Rama, Yana berdiri dari tempat duduknya dan beranjak begitu saja. Masuk kedalam rumah meninggalkan Rama yang sedang mengepul di teras rumah.

Rama     : Mau kemana ente? (setengah agak berteriak)

Yana      : Ke kamar mandi!! Mo ikut?? (Sahut yana dari dalam)

Baru dingin segini aja udah terkencing-kencing, guman Rama.

(bersambung)*

*ngga tahu nyambungnya kemana dan kapan…ehm..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s