Pemilu Indonesia Dalam Bingkai Media Massa


pemilu_2009Pada pasal 1 Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden menerangkan bahwa Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, selanjutnya disebut Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, adalah pemilihan umum untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.

Pemilihan umum merupakan bagian dari pesta demokrasi ini tidak bias dipungkiri jika bebas dari gangguan-gangguan dalam pelaksanaannya. Mulai dari Pilkada (pemilihan kepala daerah), Pilleg (pemilihan umum legislatif), hingga Pilpres (pemilihan umum presiden dan wakil presiden) selalu sarat akan kontroversi. Baik kontroversi dari pelaksanaan pemungutan suara yang disinyalir penuh kecurangan hingga tidak terima akan hasil perhitungan suara sudah menjadi bagian demokrasi di Indonesia. Begitu juga pada pelaksanaan pemilihan umum presiden dan wakil presiden Indonesia kali ini.

Indonesia sudah kedua kalinya menyelenggarakan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung setelah yang pertama dilaksanakan pada tahun 2004 yang lalu. Pada tahun 2009 ini, atau yang kemudian disebut dengan pilpres 2009 ini telah dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2008 beberapa waktu yang lalu. Hasil Pilpres 2009 kali ini juga untuk kedua kalinya memenangkan H. Soesilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden terpilih untuk periode 2009-2014. Keputusan itu telah diumumkan oleh KPU (komisi pemilihan umum) pusat beberapa minggu setelah pemungutan suara dilaksanan.

presiden_urutHasil penetapan KPU yang menyatakan bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden SBY-Boediono, mengundang pro dan kontra dikalangan masyarakat. Terutama dari calon presiden dan wakil presiden lawan yaitu JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo. Berbagai upaya dilakukan oleh dua pihak yang kalah untuk memperoleh keadilan seadil-adilnya. Dua pasangan lain mensinyalir bahwa Pilpres 2009 ini sarat akan kecurangan, mulai masalah DPT, pengurangan TPS, hingga kertas suara dan berbagai masalah yang lain.

Kecurangan yang diduga terjadi tidak begitu saja serta merta dilontarkan, tetapi dua pasangan lain berupaya untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk memperoleh keadilan. Namun, tentunya hal itu harus dijalankan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Dan apapun yang terjadi itu merupakan hal yang harus diketahui oleh masyarakat, karena apapun keputusan yang diambil juga membawa perkembangan masyarakat ke masa depan. Tetapi, sebagai masyarakat modern, kita tentunya mencari informasi ini dari media massa, baik berupa media cetak maupun elektronik. Karena bagaimanapun masyarakat mempunyai hak untuk mendapatkan informsi yang benar dan lengkap.

Sesuai dengan  pasal 55 Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden menerangkan bahwa Media massa cetak menyediakan halaman dan waktu yang adildan seimbang untuk pemuatan berita dan wawancara serta untuk pemasangan iklan Kampanye bagi Pasangan Calon. Tentu saja hal ini tidak menyangkut iklan kampanye saja, tetapi berita secara keseluruhan proses mulai dari proses kampanye, pemungutan hingga penetapan.

Penyampaian dari sebuah berita dalam media massa ternyata menyimpan subyektivitas penulis.  Media bukanlah seperti yang digambarkan, memberikan apa adanya, namun sebuah wujud dari konstruksi realitas yang dibingkai sedemikian rupa realitas yang terjadi.  Tidak mengherankan jika banyak media menyajikan berita yang secara terus-menerus sama namun dibingkai secara berbeda. Ada peristiwa yang diberitakan, ada pula peristiwa yang sengaja tidak diberitakan. Ada peristiwa yang dimaknai berbeda, dengan wawancara dan orang yang berbeda, dan titik perhatian yang berbeda.  Semua ini menyadarkan kita betapa subyektinya media dalam penyampaian informasi yang diberitakannya.

*Gambar diambil dari pemilu.indonesia-ottawa.org/?m=200905 dan http://www.shandyisme.com/wp-content/uploads/2009/04/pemilu_2009.jpg


One thought on “Pemilu Indonesia Dalam Bingkai Media Massa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s