My Life: I would like to thank


Akhirnya semuanya telah berakhir, selesai juga, dan hari baru telah datang. Alhamdulillah ya Rabb.. atas segala nikmat dan rahmat yang Kau berikan kepada hambamu ini, sehingga hambamu ini dapat menyelesaikan studi S1-nya. Dan sekarang pintu perjuangan mulai terbuka, pintu dimana menjadi penentu bagi saya, bagi masa depan saya….

Sekali lagi segala puji bagi Alloh, Dzat Yang Mahakuasa dan Maha Mengetahui segala sesuatu. Kepada Dia-lah dikembalikan segala urusan. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Rasulullah SAW, yang senantiasa mengajari kita untuk mendekat kepada Alloh dalam setiap keadaan.

Dengan hati yang tulus, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ummi dan Abbi, Ummi…Abbi….terimakasih atas segala semangat, doa, materi dan kasih sayang yang kalian berikan kepada saya. Saya sangat mencintai kalian, mungkin saya tidak akan bias bertahan tanpa kasih sayang kepada saya. Kemudian kepada adik-adik saya, sanak saudara, paman, bibi, kakek dan nenek, I lop yu pull….

Memang tak bisa saya pungkiri, selain dari keluarga, spirit untuk menyelesaikan ini semua tidaklah hanya berasal dari keluarga saya saja, lingkungan juga tentunya, teman-kawan, sahabat-handaitaulan, dan kalian semua. Dalam lembar ‘maya’ ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua, pertama terimakasih saya ucapkan kepada sahabat-sahabat saya. Tanpa bermaksud menyembunyikan atau menutup-nutupinya, peran kalian dalam kehidupan saya sangatlah berarti, mungkin tanpa kehadiran kalian hidup saya terasa sepi. Meski sudah terlalu banyak suka dan duka, senang dan luka, pahit dan manis, kita lalui bersama, biarlah itu semua menjadi bagian yang terindah yang terukir di dalam hati saya.

Teman, sahabat, dan kerabat jauh ‘maya’ saya, yang ada di Bogor, Siodarjo, Denpasar, Kalimantan, Semarang, terima kasih banyak atas doa dan dukungan kalian, meski hanya intensitas komunikasi kita hanya sebatas sms, telpon, maupun internet, kisah canda tawa dan lucu kalian telah menjadi bagian penyemangat saya, kisah sakit dan sedih kalian pun juga telah menjadikan saya menjadi merasa sangat dekat dengan kalian. Meski saya sendiri harus jujur, saya tidak tahu kapan saya akan bertemu dengan kalian, dan bahkan juga mungkin kita tidak akan pernah bertemu. Meski begitu saya sangat mencintai dan menyayangi kalian semua. Semoga Alloh mempertemukan kita semua dalam pelukan rahmad-Nya..Amin.

Tak lupa saya memberikan penghormatan terbesar dan rasa terima kasih saya kepada almamater saya, kampus putih idaman, Universitas Muhammadiyah Malang, dan seluruh jajaran dosen, karyawan, satpam maupun jukir, sehingga saya benar-benar bisa merasa tenang menimba ilmu, saya hanya mengharap agar ridho Alloh senantiasa merahmati kita semua.

Terakhir…, saya ingin sekali memohon ampun pada-Mu ya Alloh, Dzat Yang Mahasuci, jika saya sampai detik ini masih mengecewakanmu, dimana hambamu ini belumlah sempurna menjadi diri seorang muslim, maafkan saya ya Alloh, hambamu ini masih bergelimang dengan dosa, kepada Tuhan siapa lagi saya harus mengadu selain kepada-Mu ya Alloh? Ya Alloh, aku berlindung dari siksa-Mu, dengan sebab maaf-Mu. Aku takut jika harus masuk ke neraka-Mu, meski hambamu ini merasa sangatlah tidak pantas untuk menghirup segarnya udara surga-Mu. Ya Alloh, saya berlindung dari segala amarah-Mu, dengan sebab ridha-Mu.

“….Wahai Tuhan kami, sungguh kami telah menganiaya diri kami sendiri. Dan sekiranya Engkau tidak mengampuni kami, dan tidak member rahmat kepada kami, tentulah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Al-A-raf:23)


One thought on “My Life: I would like to thank

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s